Suara. com – Inul Daratista biasanya menimbrung merayakan Imlek, lantaran suami, Umat Suseno keturunan Tionghoa. Namun tarikh ini ia tak bisa merayakan bersama karena pandemi virus corona (Covid-19).

Apalagi, sang ibu mertua tengah jatuh sakit. Selain itu, Inul Daratista seketurunan juga baru saja terpapar Covid-19, sehingga ia urungkan niat buat bertemu keluarga di kampung halamannya.

“Iya biasanya saya Imlek pulang kampung. Tapi sekarang nggak pulang karena mertua saya nggak bisa merayakan Imlek, karena lagi sakit, ” perkataan Inul Daratista, ditemui di tempat Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

[embedded content]

Baca Juga: Heboh Ucapkan Aman Imlek, Publik Penasaran Asal-usul Ustadz Tengku Zul

“Saya nggak berani dekat karena kemarin saya sudah terpapar Covid-19, ” katanya melanjutkan.

Meski begitu, pemilik nama lengkap Ainur Rokhimah ini berharap Imlek tahun ini tetap membawa keberuntungan bagi dirinya dan keluarga.

“Ya mudah-mudahan Imlek tahun tersebut bisa tetap membawa keberuntungan untuk kami semuanya, dapat kebahagiaan, & semua bisa lekas berlalu, ” ujar pelantun “Mawar Putih” tersebut.

Terlepas lantaran itu, Inul Daratista membeberkan rutinitas yang biasa dilakukan keluarganya saat Imlek tiba. Biasanya, ada ketika bagi-bagi angpao.

“Imlek di rumah keluarga suami hamba makan besar, bagi angpao. Kalau pada muslim hari raya maaf-maafan sungguh, membawakan semua dengan ceria serta bagi duit ke yang bujang, ” imbuh Inul Daratista.

Membaca Juga: Kenapa Tarikh Baru Imlek Selalu Hujan? Begini Penjelasannya

Lalu rani kelahiran Pasuruan, 21 Januari 1979 ini menyebut selalu ada sasaran khas Imlek yang disajikan.

Written by
Alan Reed