Suara. com – Musisi Tompi baru saja dirundung duka mendalam. Sang pokok Safura, meninggal dunia karena Covid-19 di Aceh.

Tompi pun segera menuju tanah kelahirannya untuk memakamkan sang ibu. Kesedihannya makin menjadi saat adiknya memiliki gejala serupa Covid-19.

“Saya ajak adik, orang naik mobil ke Banda Aceh, dengan harapan kemudahan Covid-19 jauh lebih bagus dari Lhokseumawe, ” ujar Tompi di Instagram TV, Sabtu (15/5/2021).

[embedded content]

Baca Juga: Kronologi Meninggalnya Ibunda Tompi di Ambulans karena Covid-19

Penyanyi 42 tahun ini bersyukur adiknya langsung ditindaklanjuti. Namun Tomi terkejut saat mendengar rencana dari tim medis.

Diceritakan, kengerian orang-orang yang minim kekhawatiran terhadap penyebaran virus corona pada daerah tersebut.

“Saya menemukan beberapa hal gila. Kepala perawat tersebut cerita ‘dokter Tompi aku baru habis dari pasar, saya kaget, ketemu dengan beberapa orang yang tentu Covid-19, namun masih berdagang’, ” ucapnya.

Aktivitas tersebut tetap dilakukan karena penderita Covid-19 hanya memiliki gejala ringan.

“Gimana coba? Bayangkan kalau ada ribuan orang seperti ini yang bodo amat, ” kata Tompi.

Menyuarakan Juga: Pokok Meninggal karena Covid-19, Tompi Sentil Faskes di Aceh

Fenomena itu membuat ironi Tompi. Mulia sisi mereka harus mencari nafkah demi keluarga, tetapi mempertimbangkan juga keselamatan orang lain.

Written by
Alan Reed