Suara. com – Sidang lanjutan kejadian korupsi dana triathlon dengan terdakwa Mark Sungkar ditunda majelis hakim. Penundaan berlaku karena ayah kandung bintang film Shiren dan Zaskia Sungkar postif covid-19.

“Karena adanya covid itu majelis telah bermusyawarah sidang kami tunda, ” introduksi ketua majelis hakim di persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (23/3/2021).

Ketua juga membuat penetapan supaya penahanan Mark Sungkar dibantarkan hingga kondisinya kembali bugar seperti sedia kala.

“Jadi majelis sudah mufakat langlah pertama untuk Mark Sungkar membantarkan terdakwa. Dia tidak ditahan sedikit pun sampai dia benar-benar sembuh, ” ujar hakim.

Baca Pula: Beri Sokongan untuk Mark Sungkar, Teuku Wisnu: Kita Tahu Bapak Seperti Apa

Sebelum sidang ditutup, lembaga hakim meminta maaf kepada dua saksi yang rencananya bakal diperiksa pada wasit hari ini.

[embedded content]

“Saudara saksi berdua mungkin tadi kita sama-sama mendengarkan, dengan namanya musibah sudah di luar kemampuan kita. Abu Mark Sungkar terkena covid 19 sehingga tidak bisa hadir, ” kata hakim kepada dua saksi tersebut.

Kuasa hukum Mark Sungkar, Fahri Bachmid, mengatakan sidang baru akan kembali digelar bila kliennya sudah benar-benar sembuh daripada covid-19.

“Jadi tidak agak-agak ada sidang tanpa adanya terdakwa, ” kata Fahri usai sidang.

Mark Sungkar yang ialah Ketua Umum Pengurus Was-was Federasi Triathlon Indonesia (PPFTI) didakwa melakukan korupsi terpaut dana olahraga triathlon jadi merugikan negara senilai Rp 649, 9 juta.

Baca Juga: Mark Sungkar Tersandung Urusan Korupsi, Teuku Wisnu: Kita Tahu Papa

Dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebut aktor tersebut diduga membuat masukan fiktif terkait belanja kesibukan dana platnas Asian Games 2018.

Written by
Del