Suara. com – Ibunda selebgram Rachel Vennya, Vien Tasman, bersyukur karena laporannya terkait kasus dugaan penipuan memasuki babak baru. F, terlapor yang merupakan temannya itu telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Perasaannya lega ya, karena sudah hampir setahun nunggu metode ini berjalan, ” kata Vien di Polres Metro Jakarta Daksina, Senin (28/9/2020).

Kedatangan Vien Tasman dan kuasa hukumnya, Muhammad Alvin Fahrezy mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan untuk mengambil berkas penetapan tersangka. Mengenai status tersangka sudah disahkan sejak tiga hari lalu.

“Bahwa tertanggal 25 September, inisial F sudah resmi menjadi tersangka sebagaimana surat perkembangan hasil pengkajian, ” kata Alvin.

Rachel Vennya beriringan ibunya, Vien Tasman. [Instagram]

Patuh Vien, sejak dilaporkan hingga sekarang tak ada upaya komunikasi daripada F.

“Bahkan dia update Instagram terus, ” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Vien Tasman diduga mengalami tindak manipulasi dan penipuan saat menitip dibelikan tas mewah seharga Rp 180 juta kepada F yang tengah berada di Hong Kong di November 2019.

Namun, setelah mengirim uang dengan diminta, Vien Tasman justru tidak mendapat tasnya. Tersangka yang diketahui adalah ketua organisasi Selebriti Anti Narkoba Indonesia (SANI) mengatakan pembayaran tasnya tertunda karena kericuhan pada Hong Kong pada saat tersebut.

Selang beberapa Minggu, Vien Tasman mendapatkan tas dibanding F, namun tak sesuai pesanannya. Tas tersebut juga bukan dibeli di Hong Kong, melainkan pada Madrid pada Maret 2019.

Vien juga tahu bahwa tas tersebut dibeli dari seorang reseller, bukan di toko resmi. Merasa ditipu dengan barang bekas dan tak tersedia iktikad baik dari F, Vien menempuh upaya hukum.

Written by
Del