Suara. com – Reza Aditya tak terima ibunya, Rini Marlina diancam dibakar hingga dibunuh oleh ayah tirinya. Reza pula belum puas dan akan terus berjual hingga adam tersebut masuk penjara.

“Saya bakal laporkan ke polisi kasus tersebut. Karena kejahatan verbal yang keluar ancaman sampai mau dibunuh, itu nggak bisa saya maafkan, ” perkataan Reza Aditya, saat ditemui di Polres Metro Jakarta Pusat, Sabtu (24/4/2021).

Tidak tinggal diam sang ibu diperlakukan semena-mena, Reza Aditya mengaku sudah coba menghubungi ayah tirinya untuk minta penjelasan secara langsung. Namun, usahanya itu gagal, sebab nomor telepon Reza sudah diblokir.

[embedded content]

Baca Juga: Henry Boomerang Dimakamkan di Surabaya Senin Depan

“Semalam saya sudah coba hubungi, saya kasih voice note minta untuk bertemu dan share loc kehadiran dia. Tapi dia nggak balas dan takut bahkan ngeblok saya, ” cakap Reza Aditya.

Menurut Reza Aditya, bentuk kekerasan verbal maupun non verbal yang diterima ibunya sudah terjadi selama enam tahun. Bahkan, Rini sempat dimaki-maki oleh ayah tirinya di depan Reza dan keluarga besarnya.

“Saya merasa beda cocok ibu, saya kenal betul sama beliau. Terkahir ketemu Ramadan lalu ibu kami di rumah saya nggak pernah ngobrol, dia berperan ponsel terus, karena ketakutan, ” ucap Reza Aditya.

“Ternyata dia mengalami kekerasa selama enam tahun. Datang tidur pun ditelepon nggak diangkat, oh habis dimaki-maki. Dan nggak jarang ibu saya dimaki di pendahuluan umum, itu di aliran saudara saya semuanya, ” kata Reza Aditya menambahkan.

Reza Aditya pun tak tahan melihat kekerasan yang dialami ibundanya. Ia pun terpaksa mengambil persoalan rumah tangga orangtuanya ke media.

Menyuarakan Juga: Dianiaya, Ibunda Reza Aditya Pula Diancam Disebar Foto Bugilnya

“Saya sedia up karena ini telah kejahatan terhadap perempuan, makin seorang ibu nggak bisa diperlakukan seenak ini. Hamba sebagai anak nyawa saya taruhannya untuk membela pokok saya, ” kata Reza Aditya.

“Ini sampai tadi malam kejahatan verbal yang keluar kerawanan dibunuh segala macam telah keluar lagi, itu dengan nggak bisa saya maafin, ” kata Reza Aditya menutup.

Written by
Alan Reed