Suara. com – Penyanyi Bams eks Samsons mengaku bahwa merasakan cobaan bertubi-tubi di tahun 2020. Selain divonis kanker, bisnisnya pula hampir bangkrut.

“Yang bikin gue stres, bisnis ditutup dan gue divonis kanker itu barengan. Gue divonis kanker, besoknya bisnis gue ditutup. Anjir membentuk, parah bro, ” kata Bams di akun YouTube Daniel Mananta.

[embedded content]

Dia tidak memungkiri kalau kemunduran. Bahkan Bams sampai kesulitan bakal tidur nyenyak.

Baca Juga: Bams Eks Samsons Akui Stres Sudah Divonis Idap Kanker Langka

“Gue waktu depresinya terbaring sehari cuma dua jam, 3 jam paling lama. Ini susahnya karena company lagi susah. Tersebut pertama kalinya dalam hidup gue, gue nggak punya jawaban daripada setiap persoalan hidup, ” kata Bams.

Bams eks Samsons selaku Founder FITmee yang juga produknya di dalam bentuk instan. (Suara. com/dini Afrianti Efendi)

“Karena dulu biasanya gue punya (solusi). Jadi ini depresinya parah, bengong. Berusaha cari wangsit malam-malam, ” sambungnya lagi.

Dia bilang kala itu seluruh bisnisnya ditutup akibat pandemi Covid-19. Bermanfaat investor pelantun Kenangan Terindah tersebut tidak kabur.

“Kita bertahan, investor main aman karena mereka nggak mau menderita. Mereka nggak keluar tapi nahan investasinya. Dananya nggak mau dikucurin dulu, ” ucap Bams.

Padahal lelaki 37 tahun ini yakin betul kalau bisnisnya akan sukses pada 2021. Tapi semua di luar perkiraan.

Menangkap Juga: Bams eks Samsons Divonis Idap Penyakit Kanker Kulit dan Otot

“Banyak hal yang terjadi dalam tiga tahun ini, kita oleh karena itu distrubusi badan fitnes, punya makanan dan restoran. Terus ada kabut gym juga. Itu dalam tiga tahun, ” jelas Bams.

Written by
Alan Reed