Suara. com – Cukup lama bungkam, ayah Atta Halilintar, Halilintar Anofial Asmid, akhirnya sumbang tanggapan terkait isu panas terpaut dirinya yang bergulir belakangan tersebut. Tanggapan bukan dari mulut Anofial langsung, melainkan kuasa hukumnya, Rhaditya Putra Perdana.

Rhaditya merespons tuduhan mantan istri ke-2 Anofial, Happy Hariadi, yang membicarakan kliennya itu tak bertanggung tanggungan atas nafkah anak mereka, Mubarokah sejak dilahirkan 17 tahun suram. Tak gamblang menyebut nama Anofial dan Happy, dia memilih menjelaskannya lewat sebuah ilustrasi.

“Suaminya ini jatuh papa dan harus tinggal di asing negeri pada saat itu secara kondisi yang sangat memprihatinkan. Istrinya pergi sama anaknya, ” perkataan Rhaditya, saat menggelar jumpa pers di Hotel Aston Bellevue, Radio Dalam, Jakarta Selatan, Jumat (4/9/2020).

“Istri ini telah menikah tiga kali setelah sejak pria ini. Ini kayak telenovela, tanggapan kita ilustrasi saja, ” ujar dia lagi.

Atta Halilintar beriringan ayahnya, Halilintar Anofial Asmid. [Instagram]

Rhaditya menduga ada motif buruk dari Happy. Sebab, dulu lari meninggalkan kliennya dan menikah tiga kali dengan lelaki lain, akan tetapi kini malah menuntut hak dari Anofial.

“Sekarang zaman sang laki-laki ini telah muncul, didampingi oleh anak dan istrinya (yang pertama), istri (kedua) itu hadir, namun tidak memberikan anaknya, hadir juga minta tanggung jawab. Tapi setelah nikah tiga kali, ” ujar dia.

“Jadi kami tidak ingin menanggapi, hanya ingin mengilustrasikan saja. Tapi tidak menjustifikasi siapa pun, ” katanya lagi.

Halilintar Anofial Asmid diam-diam sudah dilaporkan ke Polres Jakarta Selatan pada akhirusanah lalu oleh Happy. Dia dilaporkan atas tuduhan penelantaran anak.

Berdasarkan informasi di Polres Jakarta Selatan, Happy mengaku menikah dengan Anofial di dalam 1998.

Dari pernikahan itu, mereka dikaruniai seorang perempuan bernama Mubarokah. Tetapi pernikahan mereka berakhir pada 2006.

Written by
Del